Pelatihan Penerapan Desain Pembelajaran Guna Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guru di MTs Subulussalam Kayuagung

Penulis

  • Puji Astuti Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Husada

DOI:

https://doi.org/10.36448/jpmtb.v1i1.4

Kata Kunci:

Pelatihan , desain pembelajaran, peningkatan kompetensi guru

Abstrak

Penerapan desain pembelajaran guna meningkatkan kompetensi pedagogik guru di MTs Subulussalam Kayuagung memalui pelatihan terlaksana dengan baik dan lancar. Peserta mampu menyusun dan menerapkan desain pembelajaran kedalam rencana pembelajaran serta dari beberapa indikator kompetensi pedagogik yang harus dikuasi guru kedalam mata pelajaran yang mereka ajarkan. Pesertamengetahui aspek dan indikator-indikator kompetensi pedagogik guru mulai dari mengetahui karakteristik siswanya, menyiapkan pembelajarannya yang mendidik, menarik dan menyenangkan, mengetahui potensi siswanya, dan mengetahui cara berkomunikasi baik dengan siswanya. Peserta pelatihan juga mampu menghasilkan rencana pelaksanaan pembelajaran dengan menerapkan desain pembelajaran sesuai mata pelajaran yang diampunya dimasa pandemi covid 19.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Semua rujukan Aunurrahman. (2012). Belajar dan Pembelajarannya. Bandung: Alfabeta.

Aulia Akbar. (2021). Pentingnya Kompetensi Pedagogik Guru. Jurnal Pendidikan Guru, Vol. 2, No. 1, Januari, 202 1, hlm. 23-30. UIK Bogor.

Muhammad Yaumi. (2013). Prinsip-Prinsip Desain Pembelajaran Dengan Kurikulum 2013 Edisi Kedua. Jakarta: Kencana.

Mulyasa. E. (2008). Standar Kompetensi dan Sertifikasi Guru. Bandung, Rosdakarya.

Rima Wati, Ega. (2016). Kupas Tuntas Evaluasi Pembelajaran. Yogyakarta: Kata

Pena.

Syamsuddin dan Nandang. B. (2003). Propesi Keguruan 2. Jakarta, PT. Reneka Cipta.

Undang-Undang Republik Indonesia No. 14. (2005). Tentang Guru dan Dosen,. Jakarta, Depdiknas.

Diterbitkan

2022-05-19

Cara Mengutip

Astuti, P. . (2022). Pelatihan Penerapan Desain Pembelajaran Guna Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guru di MTs Subulussalam Kayuagung. Jurnal Pengabdian Masyarakat Tapis Berseri (JPMTB), 1(1), 16–22. https://doi.org/10.36448/jpmtb.v1i1.4